TIMIKA — Kerja keras DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika membuahkan hasil. Dalam ajang Mimika Innovation Week (MIW) 2026, LDII Mimika berhasil meraih Juara I kategori Inovasi Mitra Pembangunan.
Ajang yang berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (13-14/8/2026), tersebut digelar di Mall Diana Timika, Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah. Berbagai inovasi dari pelajar, perangkat daerah, komunitas, hingga mitra pembangunan ditampilkan dalam kegiatan yang menjadi ruang bagi masyarakat Mimika untuk memperkenalkan gagasan dan karya mereka.
Penghargaan untuk LDII Mimika diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mimika Johannes Rettob. Piagam penghargaan tersebut menjadi penanda atas capaian LDII Mimika dalam menghadirkan inovasi yang dinilai mampu memberikan manfaat dan mendukung pembangunan di Kabupaten Mimika.
Ketua DPD LDII Kabupaten Mimika La Ode Muh. Norris Ashara, S.S., mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas penghargaan ini. Bagi kami, ini bukan hanya soal mendapatkan juara, tetapi bagaimana inovasi yang kami hadirkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut mendukung pembangunan di Kabupaten Mimika,” ungkap Norris.
Menurutnya, keikutsertaan LDII Mimika dalam MIW 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi yang selama ini dikembangkan di lingkungan organisasi kepada masyarakat luas.
Ia mengatakan, penghargaan tersebut justru menjadi motivasi bagi LDII Mimika untuk tidak berhenti berinovasi.
“Juara satu ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbuat dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Kami ingin apa yang dilakukan LDII bisa terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Suasana MIW 2026 sendiri cukup ramai. Sejumlah pengunjung terlihat mendatangi stan-stan pameran untuk melihat langsung inovasi yang ditampilkan. Kehadiran Bupati Mimika di sejumlah stan juga menjadi perhatian peserta dan pengunjung.
Bagi LDII Mimika, momen tersebut tidak berhenti pada seremoni penghargaan. Ada tanggung jawab yang lebih besar setelah menerima apresiasi tersebut, yakni menjaga semangat untuk terus mengembangkan inovasi dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak.
Norris berharap capaian ini dapat menjadi pemacu bagi generasi muda dan warga LDII di Mimika untuk berani mengembangkan ide-ide baru.
“Jangan takut mencoba. Dari sebuah gagasan sederhana, kalau dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan terus dikembangkan, bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.
Mimika Innovation Week 2026 pun menjadi salah satu ruang yang mempertemukan gagasan-gagasan tersebut. Di tengah berbagai karya yang dipamerkan, capaian LDII Mimika menjadi bukti bahwa inovasi tidak hanya datang dari lembaga pemerintah atau dunia usaha, tetapi juga dapat tumbuh dari organisasi dan masyarakat.
Bagi LDII Mimika, Juara I bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk terus menghadirkan karya yang lebih bermanfaat bagi Mimika.












